SANGGAR KENTJANA featuring DATASCRIP Indonesia ( CANON ) present : BEDAH KAMERA, @ KERATON KASEPUHAN, SUNDAY, APRIL 28th 2013, 08:00 - end, FREE of CHARGE but LIMITED SEAT !!! BE THERE ... for further information : DUDY SAHBUDI 316664C6 / 0857.2442.9999'

Status 'ku

....Saat ini saya seperti bukan orang Hidup..
Yang bisa saya lakukan hanya diam, entah itu sedang berfikir atau malah melamun... @yogiyuwono

Minggu, 27 Januari 2013

Kemelut di Penghujung Usia ke 21

Hidup memang tak selamanya mulus, seringkali masalah datang silih berganti. Tak kenal kapan dan dimana masalah datang secara tiba – tiba. Begitupun dengan keadaan saya saat ini, em... sekitar 10 hari menjelang hari ulang tahun saya yang ke 22 masalah datang secara serentak. Mereka seakan tak mau mengantri untuk datang satu persatu. Mulai dari masalah dalam bisnis yang berdampak pada keuangan, asmara yang berdampak pada terganggunya konsestrasi, sampai persoalan keluarga, dari persoalan kecil hingga persoalan sakitnya si bapak yang tak kunjung sembuh. Belum semuanya terselesaikan menyusul masalah baru Handphone saya hilang, entah ketinggalan di tempat orang atau jatuh di jalan.
Masalah dalam bisnis, masalah di awal tahun ini dalam bidang bisnis saya teringat pada maslah diawal tahun lalu. Di januari 2012 saya dengan bangganya memiliki alat – alat yang sedang dalam kondisi prima, namun sayang waktu itu sepiiiiii sekali job yang masuk. Diawal – awal bulan hingga akhir pesanan yang masuk dapat dihitung jari, namun walau begitu saya tetap semangat. Saya anggap ini adalah proses, bulan depan dan bulan – bulan berikutnya pasti akan lebih baik lagi.
Nah, Ditahun ini rupanya Allah hanya sedikit membalikan keadaan dari tahun yang kemarin. Kalau tahun yang kemarin Alat Prima tapi pesanan sepi, tahun ini pesanan menumpuk tapi alat cetak pada mogok semua. Cuma di balik kan?tapi masalah yang ini lumayan bikin saya pusing, dan rasa optimis yang ada di tahun lalu, seakan hilang di tahun ini. soalnya ini pertaruhan nama baik yang sudah saya bangun sejak 2 tahun silam. Saya tak ingin semuanya hancur gara – gara masalah ini, saya tak ingin membuat pelanggan – pelanggan saya kecewa karena hal ini. Banyak cara dan jalan yang sudah saya tempuh, mulai cari – cari mesin printer yang bekas dan murah, samapai coba membeli yang bagus dan baru dengan cara kredit. Namun semuanya gagal. Tak satu pun usaha saya untuk mendapatkan mesin cetak itu ada  yang berhasil. Setiap saat dalam hati saya selalu menggerutu “ya tuhanku...segala cara telah aku tempuh, sebisa yang aku bisa telah saya coba, tapi kenapa kau gagalkan semuanya?...saya tetap sadari, mungkin kegagalan ini jalan terbaik dari mu buatku. Tapi aku ingin kembali bangkit..ayolah...tunjukan jalan mana yang harus aku tempuh...” dan itu tetap terjadi hingga beberapa hari. Bahkan dalam hari – hari itu saya sering baca – baca biografi orang sukses seperti chairul tanjung, bob sudino, harry tanoesudibjo, dan lainnya. Saya berharap ada orang yang dulunya lebih menderita dari saya tapi saat ini dia sudah sukses dengan mega perusahaanya. Iya...untuk sekedar sebagai motivasi aja.
Pada hari minggu, 27 januari 2013 disaat saya betul – betul sedang down, pikiran sedang kacau ngga karuan, tiba – tiba saya ingat dengan teman dekat saya namanya Yaya Masria. Dia teman waktu sekolah di MTs dulu, Cuma dulu waktu sekolah kami kurang dekat dan baru dekat baru - baru ini. Saya ingat kalau dia memiliki printer baru, saya pikir kenapa gak kerjasama aja sama dia. Saya yang punya tempat, saya punya alat – alat, pemasaran dan kinerja saya dan dia punya printernya. Kan bisa tuh kalau misal kerja sama kita bagi – bagi hasil secara presentase..
Yah...malamnya segera saya kerumahnya dan membicarakan hal ini, di depan pintu rumahnya saya sempat berdo’a “Ya Allah,,,ini mungkin cara terakhir yang bisa saya lakukan untuk keluar dari masalah..tolonglah... jangan kau biarkan usaha yang saya bangun berhenti begitu saja..” Setelah saya yakin, saya ketuk pintu dan alhamdulilah ternyata dia ada dirumah. Kita ngbrol kesana kemari, hingga mulailah saya bicarakan maksud saya untuk kerjasama. Saya ceritakan dari permasalah saya hingga bagaimana pembagian fee atau presntase buatnya.  Entah karena kasihan atau memang tawaran saya yang mungkin menguntungkan dia langsung saja mengiyakan ajakan saya untuk kerjasama.
Setelah mendengar keputusanya, sedikit lega hati saya. Pikiran saya aga sedikit ringan, dan mudah – mudahan ini jalan yang Allah berikan pada saya untuk bangkit kembali, Semoga...
Nah itu dalam bisnis, sekarang masalah dalam hal asmara atau cinta. Ternyata maslah cinta tak bisa dianggap sepele juga, karena jujur saja karena cinta ini semangat hidup saya nyaris terkuras habis. Saya seakan tak ingin berjalan bersama waktu. Saya hanya ingin terdiam di satu waktu dan akan berjalan kembali setelah cinta itu ada. Tapi itu tak mungkin kan? Jujur saya saat ini sedang jatuh cinta kepada katakan lah dia adalah teman 1 hoby. Yaitu hobi fotografi.saya sebagai fotografernya dan dia sebagai modelnya. Dalam 2 bulan terakhir ini kita sering jalan bareng, cari tempat bagus untuk dijadikan lokasi hunting. Entah itu sebuah kewajaran atau sebuah kesalahan, lama kelamaan saya jadi jatuh cinta sama dia. Kesalahan karena saya tidak dapat menjaga profesionalisme. Di tambah lagi di sering cerita sama saya kalau dia suka sama si ini, dengan si A lah bahkan yang terakhir saya tau dia sudah punya pacar. Sejujurnya Hancur saat itu hati saya, namun saya coba untuk tersenyum dihadapanya. Seakan – seakan saya tak punya hati padanya.
Tak lama kemudian, kemarin saya tau kabar darinya langsung kalau hubungannya sudah mulai goyah, dalam hati saya seneng sie sebenernya.. karena kalau diia putus, berarti peluang saya kembali terbuka. Tapi baru saja semangat itu muncul lagi di suatu perjalanan menuju kampusnya dia bilang sama saya “saya kapok sama cowo, saya gak bisa percaya sama cowo, untuk saat ini deket mah ok dengan siapapun, tapi kalau misal mau mengarah ke hubungan – hubungan gitu.. nanti aja dulu deh.. saya sekarang mah males.” Kurang lebih itu yang dia katakan.. otomatis itu membuat nyali saya ciutttt kembali.
Sampai tulisan ini dibuat saya masih bingung apakah misi saya untuk mendapatkanya lanjut atau tidak, tapi yang jelas sampai saat ini saya masih cinta dan sayang sama dia. Andai ada jalan walaupun sempit, atau untuk mendaptakanya saya harus naik gunung dan menyebrangi samudra pun pasti akan saya lakukan.  Dan saya ingin coba bilang I love you... :-D semoga ada ya jalanya, amin... J dan yang lebih penting dia menerima cinta saya, amiiiinnnn...aminnnnn... amiiiinnnn....’
Nah itu baru masalah internal diri saya, yang cukup jadi beban dalam pikiran saya ada juga maslah keluarga, tapi mungkin untuk masalah keluarga tak akan saya ceritakan semua. Cuma sakitnya si bapak aja yang akan saya ceritakan disini, soalnya kalau saya ceritakan maslahnya terlalu rumit dan kompelks bangket. Takutnya yang baca tulisan ini malah ikutan stereesss lagi, hehehe....
Penyakit lama yang sering sekali kambuh pada bapak saya, walaupun bukan pertama kali ya beliau seperti ini, tapi tetap itu mengundang kehwatiran. Sebagai anaknya saya juga stres bukan main kalau lihat penyakit bapak saya kambuh. Beliau sering mengeluh pusing, bahkan nyaris tak bisa berjalan saking pusingnya. Sebetulnya melihat kondisi itu saya ingin nangis, tapi...saya tak mau melakukanya. Karena mungkin hal itu tak akan membuat kondisi menjadi lebih baik. Yang saya lakukan hanya bantu merawat dan selalu mendo’akanya. Semoga bapak saya bisa sembuh dan pulih kembali 100% tanpa harus kambuh lagi di masa yang akan datang. “Ya Allah...sungguh saat ini saya baru bisa merepotkanya dan membuatnya susah, saya belum sempat untuk membahagiakanya Ya allah.. maka berikanlah kesahatan pada beliau, berikanlah waktu padaku untuk dapat membahagiakan ibu dan bapaku ya Allah...panjangkanlah umurnya dan muliakanlah hidupnya ya allah...amin”
Dan akhirnya...belum semuanya selesai, hanphone saya satu – satunya pergi meninggalkan saya. Dan itu membuat hidup saya sepi, saya seperti tak memiliki teman. Karena mungkin dari handpone itulah saya bisa komunikasi terjalin dengan baik dengan teman – teman, relasi, dan calon pacar saya itu.
Rumit memang, bikin pusing iya, tapi saya tak bisa untuk menyesalinya. Saya harus segera bangkit. Saya selalu percaya setelah malam yang gelap, akan datang pagi yang cerah. Dan saya berharap semoga saat ini saya sedang berada di waktu shubuh. Yang dimana diwaktu itu saya bisa bangun dan menanti kedatangan pagi yang tak lama lagi akan datang.. amin..

Semoga... sekelumit masalah yang terjadi diawal tahun 2013 dan diakhir usia saya yang ke 21 merupakan sebuah jamu, pahit rasanya tapi bikin badan sehat. Dan semoga besok saya bisa bangkit dan keluar dari segala maslah yang ada.amin...

Semoga...

0 komentar:

Posting Komentar