Setelah lulus dari bangku sekolah dasar, sama seperti teman yang lain saya pun melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Namun kondisi saya saat itu mungkin cukup buruk jika di bandingkan sama teman - teman saya. memang semuanya karena ulah kenakalan saya, sehingga menjelang kelulusan saya di beri pilihan oleh bapak saya, yang dimana pilihan begitu sulit dan berat buat saya, namun mau tak mau saya harus memilih dan harus siap menanggung semuanya.
Kala itu saya di suruh melanjutkan SMP sambil Pesantren, pilihannya kala itu adalah pesantren di Desa Kancana dan di Tasikmalaya. dari segi jarak memang kancana lebih dekat dari tempat tinggal saya, namun yang saya tau saat itu desa kancana jaul lebih pedalaman dan letaknya di kaki gunung. jadi pertimbangan dangkal saya, lebih baik jauh tapi ada fasilitas - fasilitas yang lebih menarik dari yang ada di lingkungan rumah saya.
Yang saya bayangkan, di tasik itu lebih kota dari cikijing, so...pasti akan banyak dan akan mudah saya temui tempat - tempat bermain PS atau tempat bermain lainya. karena hayalan - hayalan itulah saya memutuskan untuk sekolah di Tasikmalaya.
"Al - Jihad" itu adalah nama asrama saya di tasik, terletak di daerah cipasung - singaparna daerahnya memang bukan di tengah kota, tapi lumayan sangat ramai karena memang lingkungan pesantren jadi banyak juga tempat - tempat bermain yang ada dalam khayalan saya :-D
satu dua samapai hari ke lima memang sangat mudah saya lalui, tak ada beban atau rasa apa pun dalam menjalani kehidupan ini. Namun di hari ke enam saya mulai ada rasa kangen sama orang tua saya, ibu saya khususnya., setiap menjelang malam saya selalu menatap kelangit, kala itu ada satu pertanyaan yang paling saya ingat sampai sekarang " Ini adalah langit tasik. Ya Allah Dimana langit cikijing???dan dibawah langit yang mana orang tua ku ada?". Hari - hari selanjutnya rasa kangen mulai begitu berat, tetesan demi tetesan air mata mulai keluar dari mata ku. Ceria dan semangat dihari pertama kini telah sirna ditelan rasa rindu yang begitu dalam. Hingga di hari ke 9 saya mulai sering menghubungi ibu saya lewar warunt telepon. sejak saat itu tak ada hari tanpa ke Wartel, uang jajan yang biasanya saya pakai untuk makan - makan disekolah, kini mulai saya simpan untuk bayar ke wartel.
Keseringan saya menangis ditelepon, mungkin itu meluluhkan amarah orang tua saya, hingga tepat di minggu ke 3 penderitaan saya akhirnya selesai, saya di jemput dan dibawa pulang oleh bapak saya. Perasaan yang begitu bahagia, haru dan serasa dalam mimpi saya bisa pulang dan berkumpul kembali bersama keluarga. Di sepanjang perjalanan, Tak hentinya saya bersyukur " Ya Allah... Terimakasih engkau telah berikan aku orang tua yang begitu menyayangi ku, aku sadar, dimasa lalu aku begitu banyak melakukan kesalahan - kesalahan yang menyebabkan hati orang tua ku sakit, namun itu semua ternyata tidak mengurangi rasa sayang mereka kepada ku.. Terimakasih Ya Allah...Aku berjanji aku tak akan nakal lagi..."
Setiba kembali dikampung halaman, begitu bahagia saya rasakan. perubahan - perubahan positf terus berkembang dalam diri saya, hingga akhirnya saya benar - benar bisa hidup bersama - sama kembali sama keluarga. ke MTs PUI Cikijing saya melanjutkan pendidikan saya, teman dan pengalaman mulai menghiasi kehidupan saya. tahun pertama memang tidak ada masalah dan hambatan yang berarti dalam perjalanan menimba ilmu di MTs PUI Cikijing. hingga akhirnya kenikan kelas pun tiba, dan seperti biasa, saya selalu naik kelas., walau memang selalu tidak memiliki prestasi :-D
Di tahun kedua ini saya mulai merasakan beberapa perubahan - perubahan yang membawa saya kembali berani berbuat nakal, walau memang tidak senakal saat - saat di sekolah dulu, tapi tetap di tahun ini saya sering sekali berbohong kepada orang tua saya. Setiap ada jam kursus komputer, saya selalu minta uang tambahan, alasanya ya untuk ojek atau beli disket atau apa lah yang penting dikasih uang aja. namun jujur kala itu saya bukanya datang ke sekolah, justru saya malah pergi ke rental PS untuk maen PS. kelakaan seperti itu terus saya ulangi hingga datang ujian komputer, dan dengan sangat berat saya harus menerima kenyataan yang kurang mengenakan. dalam ujian akhir komputer hampir semua teman saya mendapat nila A dan B, sedangkan saya hanya meraih nilai C.dan kala itu tidak begitu bermasalah bagi ku. karena bagiku yang penting happy aja :-D
Nah... ditahun ke 3 lah perubahan positif mulai kembali tumbuh, semua itu berawal dari kisah cinta pertama saya. Cie...
ya...saya mulai merasakan petualangan cinta di usia 17 tahun kalau ga salah, saat kelas 3 MTs pokoknya. kala itu pujaan hati saya adalah adik kelas satu sekolahan. Mungkin namanya tidak akan saya sebutkan, ya biar ga terlalu pulgar banget ceritanya. :-D
Perubahan - perubahan positif itu mulai terjadi karena kala itu pacar saya sering banget tanya - tanya masalah pelajaran, ya maksud hati untuk mencari aman, dari pada saya harus belajar bahasa inggris atau matematika secara mati -matian, akhirnya saya pura - pura aja bisa komputer. kan komputer hanya pelajaran ekstra. padahal semua tau kan berapa nilai komputer saya :-(
Sejak itu lah saya mulai baca - baca buku, artikel dan mulai hobi cari - cari pelajaran dan materi, tak peduli tentang apa pun itu yang penting wawasan saya tidak kalah sama pacar saya. saya pun sering maen di rentalan komputer, untuk belajar komputer tentunya. setelah cukup banyak juga yang saya baca, disinilah awal mulanya hobi menulis. Di penghujung perjalanan saya di MTS Cikijing, saya sering sekali membuat cerpen - cerpen atau tulisan apa lah iseng - iseng gitu, untuk di tempet di MADING. tujuannya tak ada hal lain, selain mencari perhatian dari sang pujaan hati., hehehe
Hari pelepasan pun tiba, kala itu dia memberiku kenang - keangan berupa boneka berbentuk bola berwarna biru. rupanya dia cukup mengerti tentang kesukaan ku kepada bola dan timnas italia. walau memang hubungan kami harus berakhir beberapa hari setelah acara perpisahan disekolah, tapi aku sangat berterimakasih padanya, atas semua pelajaran dan pengalaman yang telah dia berikan selama ini kepada saya. walau memang begitu singkat, tapi kenangan tentang kita tak kan pernah terlupakan.
Terimakasih....
Akhirnya aku lulus... :-D
Status 'ku
....Saat ini saya seperti bukan orang Hidup..
Yang bisa saya lakukan hanya diam, entah itu sedang berfikir atau malah melamun... @yogiyuwono
Yang bisa saya lakukan hanya diam, entah itu sedang berfikir atau malah melamun... @yogiyuwono







0 komentar:
Posting Komentar