SANGGAR KENTJANA featuring DATASCRIP Indonesia ( CANON ) present : BEDAH KAMERA, @ KERATON KASEPUHAN, SUNDAY, APRIL 28th 2013, 08:00 - end, FREE of CHARGE but LIMITED SEAT !!! BE THERE ... for further information : DUDY SAHBUDI 316664C6 / 0857.2442.9999'

Selamat Datang

Blog ini di persembahkan khusus untuk teman - teman yang ingin lebih dekat mengenal saya

Mohon Untuk Dimaafkan dan Dimengerti

Mohon Maaf jika setiap tulisan di blog ini aga sulit dimengerti, karena memang semuanya bukan sebuah "Karya" tapi hanya sekedar "Cerita"

Kaleidoskop 2011

Sebuah Perjalanan, Perjuangan dan pengalaman di sepanjang 2011, Walau Tak semua mudah tapi ini lah kengan indah

Kabar RI

Bukti Cinta Kami Pada Negeri

22 Th Anniversary

Banyak cerita, banyak pengalaman, banyak kasih sayang, banyak teman, semoga... semuanya membuat aku lebih baik

Status 'ku

....Saat ini saya seperti bukan orang Hidup..
Yang bisa saya lakukan hanya diam, entah itu sedang berfikir atau malah melamun... @yogiyuwono

Minggu, 26 Desember 2010

Pacar The Explorer

Ternyata punya pacar itu tak selalu bahagia, memang sih suka dan duka selalu ada disetiap hubungan, tapi untuk kali ini saya betul - betul stres setengah mati ngeladenin si pacar. gimana tidak, entah hobi atau apa sehari - harinya tuh berpetualang terus, bawa motor sana sini gak jelas tujuanya kemana. bilangnya mah mau ke si ini lah mau ke si itu lah.

Kalau masalah kesana kesininya sih saya gak terlalu keberatan, toh itu kan motor - motornya dia, bensinnya juga dari dia, ya silahkan saja mau kemanapun, hanya satu mungkin pesan saya "Jangan Nakal dan Selalu Hati - hati ya sayang..." So...Sweeeet....

Kembali ke permasalahan nih, Mungkin teman pada tau kalau di bulan desember 2010 ini sering banget hujan, hanpir tiap hari hujan turun. Nah ini dia yang bikin saya pusing, suatu hari hujan turun dan dia sms "Yank aku ke hujanan ni, pinjem mantelnya donk, punya aku ketinggalan dirumah", aku langsung bilang gak punya dan memang betul 100% aku gak punya jas hujan saat itu.Sebagai tanda peduli dan sayang sama dia, aku rela  ujan - ujan dan temenin dia nunggu hujan reda. di hari ke 2 pun dia sms gitu lagi, kembali sebagai seorang pacar yang sayang dan cinta sama dia, langsung saya temenin dia walau harus hujan - hujan lagi. tapi tau gak teman hari berikutnya lagi dia sms lagi "Yank aku ke hujanan disini.." , "Yank aku kehujanan di deket ini nih..." tiap hari dia sms nya kaya gitu terus, masa saya tiap hari harus hujan - hujanan sih...sebagai pacar yang memang gak bisa berbuat banyak kalau hadapin hujan, karena kalau akau ajak dia kerumah, waaah........ bisa gaswat. jadi yang ada hanya stresnya aja, di temenin neduh malah kedoyanan tiap hari lagi, gak ditolongin pasti dia marah,,, Gak ngertiin banget sih sayang.

Kalau kamu hobi jalan - jalan bawa motor silahkan aja, saya ga larang kamu, tapi mohon banget kalau musim hujan, jas hujannya jangan disimpan dirumah, Bawa selalu biar kalau hujan bisa kepakai tu jas hujan. Bukannya saya gak mau tolongin kamu dan gak sayang sama kamu, tapi ya mohon pengertiannya deh sayang. Kalau bisa sih, khusus untuk musim hujan libur dulu aja mondar mandir kesana kemarinya. toh semakin sering ujan - ujanan kan malah gak baik buat kesehatan. setuju gak teman?

pada akhirnya saya gak tau harus berharap tulisan ini di baca sama yang bersangkutan apa lebih baik dia gak tau aja yah... tapi apa pun, semoga dia bisa mengerti.

Mohon doa dan Dukungannya teman, Sabar itu SULIT :-(

Jumat, 24 Desember 2010

Kreativitas Yang Dipaksakan

Hari itu hari jumat 24 Desember 2010, sebenarnya pada hari itu saya diberi bonus libur oleh atasan saya. namun, karena waktu itu saya sedang malas dirumah, jadi saya ngga bilang sama orang rumah kalau pada hari itu saya libur bekerja...
em.... buat yang baca, tolong jangan bilang - bilang sama orang tua saya yah.. :-)

Mentari pagi datang, sebagai petanda aktivitas dihari itu harus segera dimulai, tanpa ada perbedaan dihari itu saya memulai pagi dengan bersiap -siap seakan mau bekerja. Sepiring nasi saya habiskan, dan sepeda ku telah siap untuk berjalan. Tanpa ada curiga, orang rumah pun membiarkan saya pergi, dan berharap saya bisa bekerja dengan baik pada hari itu. Namun nyatanya di hari itu saya berjalan tanpaada tujuan, entah harus kemana saya menghabiskan hari itu. Sepeda mulai ku jalankan, namun tanpa ada arah yang pasti mau berjalan kemana roda ini. Belokan demi belokan ku jumpai, gang sempit pun ku lalui hingga sampailah di pinggiran jalan Selamet Riyadi

Sebuah tempat yang sudah ditata rapi dan bersih, walau memang kala itu banyak daun - daun yang berserakan, namun itulah salah satu bukti tempat itu sangat menyatu dengan alam. Di tempat itu pohon - pohon, rumput, dan berbagai jenis tanaman tumbuh, dan ditmpat itu juga daun - daunnya berjatuhan, itulah tempat yang orang Solo menyebutnya City Walk. Sebuah taman yang terletak di Pusat Kota Solo, dengan areanya dibuat di sepanjang jalan selamet riyadi.

Dan ditempat itulah saya untuk memutuskan untuk menghabiskan pagi dihari itu. sudut demi sudut saya perhatikan, hingga orang yang lewat pun tak luput dari pandangan saya. makin lama makin banyak cerita yang muncul disana, hingga mendorong saya untuk menuliskan apa yang saya lihat dan apa yang saya rasakan kala itu.

Tanpa banyak basa - basi, selembar kertas dan pulpen pun segera saya keluarkan, otak saya pun langsung bekerja untuk mengolah apa yang saya lihat menjadi sebuah kalimat. hingga kala itu waktu tak begitu terasa berlalu, tanpa sadar saya sudah banyak menghabiskan waktu, tapi sayang tak satu pun kalimat yang bisa saya tuliskan. Namun, tanpa ada rasa bosan, saya kembali perhatikan kembali dari sudut ke sudut, dari kejadian yang sedang terjadi, namun nyatanya hasil nya tetap0 (nol). Saat itu bukan kalimat yang muncul , tapi malah pertanyaan yang muncul dihati saya. "ada apa dengan saya???" " Kenapa dengan saya" "Orang lain melihat debu yang menempel dibatu pun bisa dijadikan cerita, tapi kenapa saya ngga bisa" apa karena saya terlalu bodoh untuk itu.

Pertanyaan dan pernyataan yang timbul membuat saya hanyut dalam perdebatan di dalam hati. "Apa memang saya tidak bakat untuk menulis, ? tapi kenapa sekarang saya suka dengan menulis? kenapa saya suka dengan kegiatan yang saya sendiri tidak bisa... apa itu sebuah kesalahan?? kalau ya... terus siapa yang salah???" begitulah kira - kira perdebatan dalam hati saya.

Setelah semuanya terlalui, pertanyaan tak bisa ku jawab, dan setiap pernyataan pun tak bisa ku benarkan dan tak bisa ku salahkan. namun ada satu kesimpulan yang yang muncul di fikiran saya. Saya akui, memang saya tidak memiliki bakat untuk menulis atau bahkan jadi penulis. jangankan mengolah bahasa, berbahasa indonesia yang baik dan benar pun sering kali keliru.. :-(, tapi bukan berarti mulai saat ini saya akan berhenti menulis, saya akan tetap menulis selama saya ingin menulis. saya selalu yakin dengan pepatah "Bisa Karena Terbiasa" siapa tau dengan tetap menulis, hingga akhirnya saya terbiasa dan menjadi bisa menulis, bukan sekedar bisa menulis, tapi bisa jadi jurnalis yang memang salah satu impian saya.

yah... mudah - mudah an semua itu bisa tercapai, sekarang memang hanya sebuah harapan dan impian, namun bukan hal yang mustahil semua itu bisa jadi kenyataan. selama saya mau belajar dan menggapai semuanya.

jadi,,, semua ini saya hanyalah belajar, so... jika di temukan tulisan - tulisan yang kurang tepat, harap dimaklum dan kalau bisa saya tunggu keritikan dan sarannya. :-) Saya selalu sadar, apa yang saya buat tidak lah sempurna, tulisan yang saya buat tidak akan pernah sama dengan tulisan yang dibuat oleh orang lain. mereka diluar sana lebih - lebih hebat dari saya. mereka menulis dan menjadi penulis karena ingin berkarya, tapi saya... saya menulis hanya sekerdar ingin bercerita. bercerita apa yang saya lihat, apa yang saya rasakan, dan apa yang saya alami dalam perjalanan hidup ini.

Solo Bersepeda

Yah.. mungkin  pemandangan seperti  ini adalah hal biasa dan tidak istimewa bagi warga asli solo, tapi bagi saya yang merupakan pendatang baru di kota solo pemandangan seperti ini sangat istimewa banget.
Bukan tanpa alasan saya mengatakan wong solo bersepeda itu merupakan pemandangan yang luar biasa.  Bagaimana tidak, di zaman yang sudah serba modern ini ternyata warga solo masih banyak yang menggunakan sepeda sebagai alat transfortasi. Anak Sekolah pakai sepeda, Ibu – ibu belanja pakai sepeda, para karyawan pun banyak yang pakai sepeda. Berbeda dengan pemandangan yang saya biasa lihat di kampung halaman saya, yang dimana semua sudah serba motor dan mobil. Orang kepasar bawa mobil, anak sekolah udah bawa motor, bukan hanya anak SMA atau mahasiswa anak SD pun sudah bawa motor.
Memang sepintas kita mungkin menyimpulkan semua itu karena perbedaan daya beli masyarakat atau  perekonomian masyarakat yang berbeda level. Istilahnya orang solo hanya punya sepeda untuk alat transfortasi.  Tapi ternyata kalau kita lihat lebih dalam lagi bukan lah itu penyebabnya. Orang Solo pakai sepeda bukan karena tidak bisa beli motor atau mobil. Atau bukan karena orang solo tidak bisa bawa motor atau mobil. Tapi yang saya lihat wong solo pakai sepeda karena kebudayaan atau kebiasaan masyarakat solo.  Waw… Kota lain maksa - maksa warganya untuk pakai sepeda biar ramah lingkungan, di solo Bersepeda malah udah kebiasaan masyarakat, Apiek tenan…
Ditambah lagi yang lebih istimewa, sepeda yang banyak digunakan di solo bukan sepeda model terbaru versi sepeda gunung atau yang lainnya, melainkan sepeda Tempoe Doeloe semacam sepeda kumbang atau sepeda Onthel. Jadi kita melihatnya berkesan banget. Terlihat sederhana tapi disanalah sisi keindahannya. Walau memang ada juga yang menggunakan sepeda model baru tapi tetap budaya bersepeda di kota solo patut di acungi jempol dan semoga budaya bersepeda ini tidak terhapus oleh waktu.

Rabu, 22 Desember 2010

10 Hari Di Lorin

Kedengarannya memang sangat menarik dan menggiurkan. Bagaimana tidak, tugas disebuah hotel mewah berkelas internasional dengan pekerjaan yang cukup ringan. Ditambah lagi kita bisa menikmati fasilitas yang ada, dimulai dari keindahan yang terpancar, kemewahan yang terkandung sampai menu hidangan makan pagi sampai makan yang istimewa. Siapa sih yang ga mau???... apalagi kalau ditambah uang saku dari bos kita,hehehe….
Sebelum melanjutkan cerita, hanya sebagai info saja. Bagi – bagi pengetahuan dikit J. Lorin atau Lor Internasinal merupakan salah satu hotel di Kota Solo dengan predikat Hotel Teruas di Kota Solo. Dan memang area hotel nya juga cukup luas.
Jika melihat lokasinya memang sangat begitu indah. Cuma tetap aja namanya pekerjaan tetap pekerjaan, dimanapun tempatnya kalau disuruh memilih antara kerja sama tidur dirumah… iia mending tidur dirumah,tapi dengan catatan uang saku tetap ada yang masuk.,hehehe… “Mimpi Kali ya… :-(”
Bertugas sebagai operator mesin cetak atau printer disebuah acara kementrian kesehatan memang bukan suatu pekerjaan yang susah ataupun berat. Tugasnya hanya duduk manis didepan laptop dan printer, terus kalau ada peserta yang mau mencetak dokumenya, iia kita tinggal bantuin. Ga susah kan??? Ga berat juga kan???
Kerjanya gampang… Tempatnya enak… Terus dimana ga enaknya kalau gitu??? Nah… kalau ada yang tanya seperti itu, dalam acara ini saya jawab. Ga enaknya itu duduk manis didepan laptop nya.. “Lho Pie toh…???” pasti anda bertanya seperti itu kan??? J iia kan??? ;-)
Ok saya jelaskan, iia kalau duduk manis di depan laptop hanya 1 atau 2 jam, is ok ga ada masalah, tapi coba bayangkan harus terus duduk manis terus selama 12 jam/hari, dan acaranya 10 hari, jadi totalnya 120 jam. Apa itu tetap ga masalah?? Masalah sih ngga…
Cuma…
 saat melnjalankannya…
iia…
Membosankan…. :-(
1 hari, 2 hari, 3 hari dan seterusnya terus berjalan dan walau pun membosankan iia tetap saya jalani, Walau bukan karena tuntutan pekerjaan, tapi iia gimana lagi, makananya enak c, jadi iia semangat aja :-) . sampai akhirnya tibalah hari ke 10 hari terakhir saya tugas disana. Namun entah kenapa, dihari itu saya malah merasa ingin kembali lagi ke hari pertama saya bertugas. Rasanya ingin lebih lama lagi saya tugas disana. bukan karena makanan dan hotelnya yang membuat saya seperti itu lho.. . tapi jujur saya berat berpisah dengan para pesertanya. 10 hari kami bersama, bekerja bersama, bersama dalam satu ruangan, dan hari itu saya harus berpisah dengan mereka. Wah berat banget rasanya… di tambah lagi  kebanyakan dari mereka bukan berasal dari daerah jawa, tai dari Kalimantan dan Sulawaesi. Jadi kapan lagi coba saya bisa bertemu sama mereka??? Dan mungkin saja saya ga akan pernah bertemu mereka lagi :-(
Walau pun begitu, nyatanya waktu tak dapat dihentikan oleh apa pun, waktu tetaplah berjalan hingga akhirnya mereka pun pergi, dan entah kapan mereka akan kembali lagi. Kini mereka pun tinggalah sebuah kenangan, ingin kembali bertemu dan bersama pun  hanyalah sebatas harapan dan impian.  Walau berat untuk berpisah, tapi ini lah hidup, tak ada yang bisa kita lakuakn lagi melainkan mengambil hikmah dari semua yang telah terjadi.
Dan mungkin hikmah yang bisa saya petik dari pengalaman ini bahwa kebersamaan itu indah, walau mulanya kita tidak mengharapkan kebersamaan itu, tapi disaat kebersamaan itu kan pergi,kita akan merasakan betapa indah dan berharganya kebersamaan yang sudah kita lalui,sehingga kadang kita enggan untuk melepaskanya. Kebersamaan memang tidak ada yang abadi, walau seumur hidup bisa bersama, namun tetap ada maut yang bisa mematahkanya. Jadi sebelum semua itu terjadi, mari kita manfaatkan dan isi kebersamaan ini dengan penuh kasih sayang, dan tiada kebencian didalamnya. Sehingga dikala kebersamaan akan pergi, setidaknya tidak ada penyesalan di hati kita. Semoga kita selalu diberikan kebahagiaan dalam kebersamaan, amin.

Minggu, 19 Desember 2010

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Setelah lulus dari MTs PUI Cikijing, kini saat nya untuk mencari sekolah baru yang tingkat pendidikanya lebih tinggi. Berbeda dengan kondisi sejak dulu menjelang pendaftaran sekolah, yang saat itu saya dalam kondisi yang sangat tidak baik, kali ini saya betul – betul merasa berbeda. Saya tampil dengan begitu semangat, percaya diri saya pun mulai tumbuh. Salah satu bukit kecilnya saat itu saya tidak gemeteran lagi kalau ngobrol berdua sama teman wanita,hehehe....

Berpetualang kesana kemari berburu informasi sekolah yang berkualitas, ramah, aman dan yang penting menyenangkan. Dari beberapa alasan tadi rupanya yang menyenangkan yang lebih mengena, :-D. Asal banyak teman se MTs dulu yang masuk kesekloah tersebut, kesanalah saya pun akan ikut – ikutan berlabuh.

SMK Negeri 3 Kuningan, sekolah yang terletak di kaki gunung ciremai, dengan udara yang begitu sejuk, nuansa sekolah yang begitu nyaman, fasilitas – fasilitas yang menarik, dan saat itu dikenal memiliki prosfek yang bagus kedepanya, beberapa alasan itulah yang membuat beberapa teman saya berminat untuk masuk ke sana, kalau saya sih... asal banyak teman, yo wis... Lanjut saja..

14 orang saat itu yang mendaftar kesana, dan hampir semuanya itu adalah teman dekat saya saat di MTs, hampir semuanya termasuk saya memilih jurusan yang paling terkenal dan paling banyak diminati dari tahun ke tahunya, yaitu jurusan otomotif. Namun karena ada kabar di otomotif terlalu penuh, dan mungkin akan banyak yang tereliminasi, saya pribadi memutuskan untuk memilih jurusan multimedia. Test demi test kami jalani dan menurut pandangan kami hasilnya tidak akan mengecewakan, insyaallah.. dan ternyata memang betul, saya dan teman – teman diterima, walau memang ada beberapa dari mereka mengundurkan diri karena salah satu alasan.

Singkat cerita, tahun pertama di SMK 3, mungkin jadi awal mula saya dapat meraih beberapa penghargaan. Dimulai dari terpilihnya menjadi perwakilan SMK 3 Kuningan untuk workshop pelatihan dan lomba video editing di Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) tahun 2008. Walau kala itu saya tidak keluar sebagai juara lomba, namun dari sana lah kepercayaan diri saya mulai memuncak.

Saya mulai aktif di beberapa kegiatan disekolah, dan sejalan dengan itu ilmu pengetahuan saya semakin beratambah, karena memang selalu dapat pengetahuan lebih dari setiap kegiatan.

Di tahun kedua kepercayaan pihak sekolah kepada saya rupanya terus mengalir, karena di tahun tersebut saya bisa kembali mewakili SMK 3 kuningan di acara yang sama seperti tahun kemarin, Cuma kalau dulu yang dibahas mengenai video editing, kali ini materi yang di pelajari adalah membuat cd interaktif dan commpany profile dengan menggunakan macromedia director. Materinya cukup menarik dan tidak begitu susah sebenarnya. Tinggal kita rajin – rajin mempelajarinya saja.

Dalam cerita ini ada kisah menarik sebetulnya, Cuma nanti deh saya ceritakan di episode khusus, soalnya kalau disini takutnya kepanjangan :-D. Dalam lomba kali ini saya bisa masuk menjadi salah satu finalis 10 besar, Cuma sayang gagal lagi. Kalau saya boleh beralasan sih... karena kalah di poting nya. Gimana tidak, penilaiannya itu 30% dari juri, dan 70% dari vote pengunjung yang menyaksikan acara tersebut. Sudah bisa dipastikan karena acaranya di bandung pengunjungnya pasti dari daerah bandung, so...mereka pasti milih sekolah asal mereka. Jadi kita – kita yang dari kuningan, tinggal senyum manis menerima apa adanya.

Di tahun terakhir di SMK 3 kuningan, semangat saya semakin menggelora. Harusnya kan kalau sudah kelas 3, sudah saatnya konsentrasi ke ujian nasional. Namun, saat itu saya betul – betul masih menginginkan pengalaman yang lebih banyak lagi. Setiap kegiatan sekolah saya selalu ikut terlibat dan alahamdulilah selalu di libatkan,  dari mulai penyelenggaraan SBI Cup 1, Mading Contest sampai yang terakhir kegiatan yang saya ikuti adalah Lomba Kreatifitas Siswa (LKS) tingkat  Provinsi., cie... bisa ketemu sama pak guberbur nih.. :-D

Singkat cerita saja lah...soalnya yang baca sudah mulai cape kayanya, sebetulnya di setiap kejadian ada beberapa kisah menariknya. Cuma mungkin nanti akan saya saya ceritakan di postingan khusus. Karena ini episode singkat sejarah saya di SMK 3 kuningan. Jadi saya cukupkan sampai disini dulu.

Terakhir pesan saya... Teruslah bersemangat tuk mengejar prestasi, terus tumbuhkan rasa percaya diri kita. Jangan pernah ragu dan jangan pernah perdulikan siapa diri kita, bagaimana pun kita di masa lalu, itu adalah masa lalu. Jangan terlalu jadi benalu dalam diri kita.

“Disaat kita ingin jadi bintang, Jangan perdulikan siapa diri kita, Yakin Lah... Kita Pasti Bisa....!!!!”


O iya lupa... hingga akhirnya saya lulus dari SMK 3 Kuningan dengan selamat sentosa pada tahun 2009. Terimakasih Sekolah ku, terimakasi guru – guru ku, terimakasih teman – teman ku dan terimakasi kepada ibu kantin yang selalu sabar melayani ku. Hutang yang 3000 mohon di ikhlaskan saja ya bi., hehehe

Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Setelah lulus dari bangku sekolah dasar, sama seperti teman yang lain saya pun melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Namun kondisi saya saat itu mungkin cukup buruk jika di bandingkan sama teman - teman saya. memang semuanya karena ulah kenakalan saya, sehingga menjelang kelulusan saya di beri pilihan oleh bapak saya, yang dimana pilihan begitu sulit dan berat buat saya, namun mau tak mau saya harus memilih dan harus siap menanggung semuanya.

Kala itu saya di suruh melanjutkan SMP sambil Pesantren, pilihannya kala itu adalah pesantren di Desa Kancana dan di Tasikmalaya. dari segi jarak memang kancana lebih dekat dari tempat tinggal saya, namun yang saya tau saat itu desa kancana jaul lebih pedalaman dan letaknya di kaki gunung. jadi pertimbangan dangkal saya, lebih baik jauh tapi ada fasilitas - fasilitas yang lebih menarik dari yang ada di lingkungan rumah saya.

Yang saya bayangkan, di tasik itu lebih kota dari cikijing, so...pasti akan banyak dan akan mudah saya temui tempat - tempat bermain PS atau tempat bermain lainya. karena hayalan - hayalan itulah saya memutuskan untuk sekolah di Tasikmalaya.

"Al - Jihad" itu adalah nama asrama saya di tasik, terletak di daerah cipasung - singaparna daerahnya memang bukan di tengah kota, tapi lumayan sangat ramai karena memang lingkungan pesantren jadi banyak juga tempat - tempat bermain yang ada dalam khayalan saya :-D

satu dua samapai hari ke lima memang sangat mudah saya lalui, tak ada beban atau rasa apa pun dalam menjalani kehidupan ini. Namun di hari ke enam saya mulai ada rasa kangen sama orang tua saya, ibu saya khususnya., setiap menjelang malam saya selalu menatap kelangit, kala itu ada satu pertanyaan yang paling saya ingat sampai sekarang " Ini adalah langit tasik. Ya Allah Dimana langit cikijing???dan dibawah langit yang mana orang tua ku ada?". Hari - hari selanjutnya rasa kangen mulai begitu berat, tetesan demi tetesan air mata mulai keluar dari mata ku. Ceria dan semangat dihari pertama kini telah sirna ditelan rasa rindu yang begitu dalam. Hingga di hari ke 9 saya mulai sering menghubungi ibu saya lewar warunt telepon. sejak saat itu tak ada hari tanpa ke Wartel, uang jajan yang biasanya saya pakai untuk makan - makan disekolah, kini mulai saya simpan untuk bayar ke wartel.

Keseringan saya menangis ditelepon, mungkin itu meluluhkan amarah orang tua saya, hingga tepat di minggu ke 3 penderitaan saya akhirnya selesai, saya di jemput dan dibawa pulang oleh bapak saya. Perasaan yang begitu bahagia, haru dan serasa dalam mimpi saya bisa pulang dan berkumpul kembali bersama keluarga. Di sepanjang perjalanan, Tak hentinya saya bersyukur " Ya Allah... Terimakasih engkau telah berikan aku orang tua yang begitu menyayangi ku, aku sadar, dimasa lalu aku begitu banyak melakukan kesalahan - kesalahan yang menyebabkan hati orang tua ku sakit, namun itu semua ternyata tidak mengurangi rasa sayang mereka kepada ku.. Terimakasih Ya Allah...Aku berjanji aku tak akan nakal lagi..."

Setiba kembali dikampung halaman, begitu bahagia saya rasakan. perubahan - perubahan positf terus berkembang dalam diri saya, hingga akhirnya saya benar - benar bisa hidup bersama - sama kembali sama keluarga. ke MTs PUI Cikijing saya melanjutkan pendidikan saya, teman dan pengalaman mulai menghiasi kehidupan saya. tahun pertama memang tidak ada masalah dan hambatan yang berarti dalam perjalanan menimba ilmu di MTs PUI Cikijing. hingga akhirnya kenikan kelas pun tiba, dan seperti biasa, saya selalu naik kelas., walau memang selalu tidak memiliki prestasi :-D

Di tahun kedua ini saya mulai merasakan beberapa perubahan - perubahan yang membawa saya kembali berani berbuat nakal, walau memang tidak senakal saat - saat di sekolah dulu, tapi tetap di tahun ini saya sering sekali berbohong kepada orang tua saya. Setiap ada jam kursus komputer, saya selalu minta uang tambahan, alasanya ya untuk ojek atau beli disket atau apa lah yang penting dikasih uang aja. namun jujur kala itu saya bukanya datang ke sekolah, justru saya malah pergi ke rental PS untuk maen PS. kelakaan seperti itu terus saya ulangi hingga datang ujian komputer, dan dengan sangat berat saya harus menerima kenyataan yang kurang mengenakan. dalam ujian akhir komputer hampir semua teman saya mendapat nila A dan B, sedangkan saya hanya meraih nilai C.dan kala itu tidak begitu bermasalah bagi ku. karena bagiku yang penting happy aja :-D

Nah... ditahun ke 3 lah perubahan positif mulai kembali tumbuh, semua itu berawal dari kisah cinta pertama saya. Cie...
ya...saya mulai merasakan petualangan cinta di usia 17 tahun kalau ga salah, saat kelas 3 MTs pokoknya. kala itu pujaan hati saya adalah adik kelas satu sekolahan. Mungkin namanya tidak akan saya sebutkan, ya biar ga terlalu pulgar banget ceritanya. :-D

Perubahan - perubahan positif itu mulai terjadi karena kala itu pacar saya sering banget tanya - tanya masalah pelajaran, ya maksud hati untuk mencari aman, dari pada saya harus belajar bahasa inggris atau matematika secara mati -matian, akhirnya saya pura - pura aja bisa komputer. kan komputer hanya pelajaran ekstra. padahal semua tau kan berapa nilai komputer saya :-(

Sejak itu lah saya mulai baca - baca buku, artikel dan mulai hobi cari - cari pelajaran dan materi, tak peduli tentang apa pun itu yang penting wawasan saya tidak kalah sama pacar saya. saya pun sering maen di rentalan komputer, untuk belajar komputer tentunya. setelah cukup banyak juga yang saya baca, disinilah awal mulanya hobi menulis. Di penghujung perjalanan saya di MTS Cikijing, saya sering sekali membuat cerpen - cerpen atau tulisan apa lah iseng - iseng gitu, untuk di tempet di MADING. tujuannya tak ada hal lain, selain mencari perhatian dari sang pujaan hati., hehehe

Hari pelepasan pun tiba, kala itu dia memberiku kenang - keangan berupa boneka berbentuk bola berwarna biru. rupanya dia cukup mengerti tentang kesukaan ku kepada bola dan timnas italia. walau memang hubungan kami harus berakhir beberapa hari setelah acara perpisahan disekolah, tapi aku sangat berterimakasih padanya, atas semua pelajaran dan pengalaman yang telah dia berikan selama ini kepada saya. walau memang begitu singkat, tapi kenangan tentang kita tak kan pernah terlupakan.

Terimakasih....


Akhirnya aku lulus... :-D

Sekolah Dasar (SD)

Sebetulnya saya mulai mengawali pencarian ilmu dari Taman Kanak - kanak (TK) tahun 1996an, namun karena alasan saya sering nangis., hehehhe akhirnya sekolah TK saya ga jelas dan berhenti di tengah jalan. Pada tahun 1997 saya masuk sekolah dasar di SD Negeri Cikijing 2.

Dari mulai tahun 1997 sampai 2003 saya menimba ilmu disana, dan alhamdulilah lulus dengan selamat :-D walau memang tidak begitu menonjol prestasi saya di sekolah dasar, tapi paling tidak saya tidak pernah mengalami tertinggal di kelas atau tidak naik kelas :-D

Tidak adanya prestasi disekoah mungkin dipacu karena memang pergaulan dan kelakuan saya kala itu bisa dibilang nakal. saya lebih memilih maen game dibanding belajar, lebih memilih balapan mobil tamiya di banding ngerjain tugas - tugas sekolah.

Ditambah lagi jangkauan daerah petualangan saya yang mungkin bisa dibilang sangat jauh dan  berani bagi kalangan anak SD membuat kenakalan saya semakin menjadi, di dukung dengan uang saku yang memadai saya bisa bermain kesana kemari, ngajak teman kesana kemari, hingga dapat membeli apa pun yang saya mau.

Intinya karena itulah prestasi saya di sekolah sangat tidak membanggakan, so... saya berharap adik - adik saya tidak ada yang seperti saya, dan saya sangat berharap mereka dapat berprestasi sejak kecil. karena yang saya lihat dan saya rasakan sekarang, prestasi yang dimulai dari usia dini itu sangat penting, karena dapat menumbuhkan kepercayaan diri dan dapat mempermudah menggali potensi diri.

Jadi pesan saya., mari kita perhatikan adik - adik kita sejak dini, memberi uang saku berlebih bukan cara tepat untuk memubuat mereka bahagia, tapi perhatian, kasih sayang, motivasi dan dorongan akan sangat lebih berguna dan mereka butuhkan untuk menggapai mimipi - mimpi mereka.